Rabu, 06 Juni 2018

5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Karawang Part 2

Juni 06, 2018 0 Comments
Artikel ini adalah lanjutan dari Cerita Tentang Karawang Part 1 , bisa dilihat di : Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Karawang Part 1



Hello lagi gaess! Sebelumnya sudah dibahas beberapa pengalaman saya setelah tingal di Karawang seperti jalan di Karawang, kemacetan yang terjadi. infrastruktur, dan lainnya. Berikut ada beberapa hal lagi yang aku ketahui Karawang :

1.     Kos
Banyak sekali pekerja yang datang dari luar kota dan memerlukan tempat tinggal. Oleh karena itu, warga karawang memanfaatkan kesempatan itu dengan membangun Kos. Hampir disemua desa sekitar kawasan Industri memiliki kos untuk disewakan. Harganya pun bervariasi sesuai dengan jarak, fasilitas, dan lokasi. Misalnya di daerah alun-alun 300 – 500 ribuan sudah ada isinya dengan lokasi yang jauh dari kawasan. Sedangkan di Perumahan Sirnabaya 600-1 juta belum ada isinya dengan lokasi yang cukup dekat dengan kawasan dan lingkungan di perumahan. Yang penting adalah pilih kos yang nyaman dan dilewati jemputan.




2.     Pagi hari di Karawang
Biasanya jam 05.30 sudah banyak pekerja yang stand by di pinggir jalan untuk menunggu jemputan. Entah sambil beli sarapan, main HP, atau makan di warung. Meski begitu traffic jalan sudah cukup padat oleh mobil dan bus jemputan. Banyak pekerja yang tidur di mobil/bis jemputan untuk istirahat sejenak. Ada beberapa jemputan yang jauh perjalanannya, sehingga lebih pagi juga berangkatnya. Hal yang aku suka saat berangkat ke perusahaan adalah melihat seragam karyawan yang sedang menunggu jemputan. Karena warnanya berbeda-beda sesuai perusahaan. Ada yang biru, pink, putih, dan lainnya.


3.     Julukan Kota Padi menjadi Kota Industri
Sebelum karawang menjadi kota Industri, dulu Karawang dijuluki Kota Padi. Dibuktikan dengan tugu yang dibangun di dekat Alun-alun Karawang. Karawang memiliki berhektar-hektar sawah dan mata pencaharian utama penduduknya adalah petani. Karena sudah ada banyak sekali industri yang dibangun di Karawang, sekarang Karawang disebut Kota Industri.  Namun masih ada banyak sawah di beberapa daerah di Karawang. Misalnya di  Rengas Dengklok.


4.     Tempat Hiburan
Tempat Hiburan yang sering dikunjungi di Karawang adalah Mall karena lokasinya dekat. Di Daerah Galuhmas ada 3 mall yang dihubungkan oleh Jembatan (Skybridge). Yaitu Karawang Central Plaza, Technomart, dan Festive Walk. Selain itu juga ada mall yang baru, Resinda Mall Karawang. Namun juga ada tempat-tempat lain seperti hutan kertas, Alun-alun Karawang, dan lainnya. Banyak juga yang pergi keluar Karawang untuk hiburan. Misalnya ke Bogor, Jakarta, atau Cikarang.


         
5.     Angkutan Umum
Di Karawang, angkutan umum tidak begitu banyak. Meski ada beberapa angkot mini, tapi tidak selalu ada dan hanya ada di daerah tertentu seperti Stasiun atau Alun-alun. Bis kota juga tidak banyak. Tidak ada akses KRL di Karawang. Jika ingin menggunakan KRl, kita harus menaiki kereta lokal ke Jakarta atau Cikarang dulu dari Stasiun Karawang. Namun kereta lokal Purwakarta/Cikampek – Tanjung Priok hanya beroperasi beberapa kali dalam satu hari. Berikut jadwal kereta dari stasiun karawang saat ini :


Jadi selain menggunakan kereta, saya lebih sering menggunakan ojek online seperti Grab atau Gojek. Tapi kalau ingin pulang kampung, banyak PO (agen bis) yang bisa ditemui di daerah Badami atau Terminal Klari. Kereta juga ada yang berhenti di Stasiun Karawang walaupun hanya ada satu kereta saja (Singasari) dengan harga sekitar Rp. 355.000.



       Sekian sedikit informasi mengenai Karawang. Mungkin persepsi tiap orang beda-beda ya. Semoga saya dapat lebih mengenal Karawang dan menemukan spot-spot menarik lainnya. Terimakasih sudah berkunjung. 

Reference :
-        Dokumen Pribadi
-        www.google.com

Jumat, 25 Mei 2018

5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Karawang Part 1

Mei 25, 2018 1 Comments


Hai gaess! Berhubung aku sekarang kerja di Karawang, aku mau share sedikit nih tentang pengalamanku selama di Karawang. Maklum ya, aku dari Yogyakarta, jadi aku merasa ada beberapa perbedaan yang mencolok antara Jogja dan Karawang.

NB : Tulisan ini sesuai sudut pandang aku saja ya… di daerah sekitar saya saja J

1.     Lokasi

Karawang adalah salah satu Kabupaten dari Jawa Barat. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Bekasi dan Bogor. Lebih lengkapnya ada di https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Karawang. Hal pertama yang perlu aku mention di Karawang adalah udara dan suasanya. Yaps, udaranya lumayan panas kalau dibandingkan dengan Jogja. Berkisar antara 31 – 34 derajat. Bahkan terkadang saat selesai mandi, keluar dari kamar mandi saja segarnya langsung hilang.  Jadi Kipas adalah benda wajib disini yang selalu hidup 24 jam nonstop. Warga lokalnya saja kebanyakan sudah pasang AC dirumahnya. Tapi tetap saja semuanya tergantung dengan lokasi, desain, dan sirkulasi kos/rumah.

Namun beda lagi kalau musim hujan sudah datang. Saat musim hujan udara di Karawang cukup dingin. Walaupun nggak sering, kadang saat mandi sampai kedinginan. Maklum ya, kerja di Pabrik harus bangun pagi buta kalau pakai jemputan. Kalau naik motor juga sama saja sih, soalnya kalau siang bisa kena macet.

2.     UMK (Upah Minimum Kabupaten)

Alhamdulillah, UMK Karawang adalah yang tertinggi di Indonesia. Sama seperti Kabupaten Bekasi, yaitu 3.9 juta rupiah. Tapi jika anda bekerja di Perusahaan bidang Otomotif, gaji pokok perbulan bisa sampai 4,1 juta rupiah. Setiap perusahaan juga memiliki ketentuan sendiri untuk gaji pokok. Yang pasti tidak jauh dari angka 3.9 juta rupiah. Belum juga tunjangan-tunjangannya. Seperti tunjangan transportasi, makan, bonus, THR, dll.

Setiap tahunnya para buruh di Karawang melakukan demo untuk kenaikan UMK. Biasanya demo dilakukan secara besar-besaran pada akhir tahun. Demo-demo ini sering diselenggarakan oleh serikat-serikat buruh yang ada di Karawang seperti FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia). Karena demo-demo inilah UMK di Karawang selalu terdapat kenaikan.

Update terakhir untuk UMK 2018 di industri otomotif mencapai 4,47 juta rupiah. UMK ini berlaku dari Januari/Februari 2018 sesuai kebijakan perusahaan. Semoga setiap tahun UMK di Karawang akan mengalami peningkatan.



3.     Kawasan Industri

Karawang memiliki kawasan industri terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ( 19.000 Ha). Untuk saat ini ada 6 kawasan industri yang sudah beroperasi.
Berikut kawasan industri yang berada di Karawang :
§  Kawasan Industri Indotaisei
Beralamat di Kawasan Industri Indotaisei Sector IA Block B Kalihurip, Cikampek
§  Kawasan Industri KIIC
Terletak di kecamatan Telukjambe kabupaten Karawang dan beralamat di Graha KKIC Jl. Permata Raya LOT C-1B Kawasan Industri KIIC Karawang .
§  Kawasan Industri Mitra Karawang
Kawasan Industri Mitrakarawang berdiri pada tahun 1989 yang berlokasi di Karawang, tepatnya di Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel – Karawang, Jawa Barat.
§  Kawasan Industri PT. Timor Putra Nasional
Beralamat di Jl. Permai Dawuan 2, Kalihurip – Karawang
§  Kawasan Industri Pupuk Kujang
PT Kawasan Industri Kujang Cikampek ( KIKC ) adalah anak perusahaan PT Pupuk Kujang yang berlokasi di Cikampek.
§  Kawasan Industri Surya Cipta
Kawasan Industri Surya Cipta terletak di Karawang, 55 kilometer timur Jakarta, dengan akses langsung ke Jakarta-Cikampek Toll Road dan berdiri pada tahun 1990.Beralamat di Jl. Surya Lestari Ciampel - Kerawang.


          

4.     Kemacetan

Saya bekerja di kawasan Industri Suryacipta. Pintu utama Suryacipta berseberangan dengan pintu masuk Toll. Jadi di lampu merah pertigaan antara pintu masuk Suryacipta, Pintu masuk Toll, dan jalan Kalimalang merupakan titik macet saat weekend atau hari libur. Dan jam yang paling macet adalah sekitar jam 16.30.

Selain disitu, di beberapa pertigaan kawasan Industri KIM juga sering macet karena banyak karyawan yang pulang di jam yang sama. Terutama dari HPM. Spot macet yang lainnya adalah di kedua pertigaan dekat pintu masuk kawasan KIM, pertigaan Cidomba, pertigaan pintu masuk Peruri, depan Al-Azhar Memorial Park, dan Jalan Pinayungan. Biasanya kemacetan yang terjadi dikarenakan hujan, kecilnya volume jalan, banyaknya kendaraan roda empat, dan karena ada salah satu bis yang mogok.
        



5.     Infrastruktur Bangunan dan Jalan

Infrastruktur Bangunan di Karawang sudah cukup bagus. Meski masih dalam perkembangan, sudah ada beberapa gedung tinggi yang dibangun. Dalam 5 tahun terakhir, Karawang berkembang pesat sebagai kota Industri. Meski tetap saja masih ada pedesaan yang biasanya dipenuhi oleh bangunan Kos. Namun juga ada banyak perumahan warga.

Untuk infrastruktur jalan raya di Karawang sudah bagus. Namun di beberapa jalan kecil, banyak jalan yang sudah rusak. Apalagi jalan Kalimalang. Menurut saya Jalan Kalimalang perlu diperbaiki. Jalan Kalimalang adalah jalur utama ke beberapa kawasan Industri di Karawang seperti Suryacipta dan Kawasan Industri Mitra Karawang.

Sebagai jalan utama, lebar jalannya sangat kecil. Padahal setiap harinya dilalui oleh mobil-mobil ataupun truk besar yang membawa barang pabrik. Banyak jalan yang rusak, bolong, dan sebagainya. Tentu saja sangat berbahaya. Apalagi saat malam dan hujan. Sudah banyak kecelakaan yang terjadi di Kalimalang. Mulai dari luka kecil sampai parah. Bahkan ada yang sampai masuk sungai juga.
  


Sekian sedikit informasi mengenai Karawang. Selanjutnya bisa dilihat di Part 2 ya gaesss!!

Bisa dilihat di : Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Karawang Part 2

Minggu, 13 November 2016

Tutorial Mengatasi “ G:\ Application Not Found atau F:\ “ saat membuka Flashdisk (dengan Gambar Step by Step) Windows 7

November 13, 2016 2 Comments
Hai Semuanya!
Saya ingin membagi pengalaman troubleshooting saya lagi nih. Suatu hari, flashdisk saya tidak bisa dibukan melalui Windows Explorer secara langsung. Ketika di-klik mucul notif seperti gambar dibawah :


Awalnya takut tidak bisa dibuka lagi karena virus. Ternyata flashdisk masih bisa dibuka lagi dengan Klik kanan > Open atau Klik Kanan > Open In New Windows. Tapi tentu saja lama-lama membuat jengkel dan ingin memperbaiki masalah tersebut. Sebetulnya saya sudah mencoba dua cara. Tapi sayang yang pertama tidak berhasil di komputer saya. Mungkin saja di komputer anda akan berhasil, jadi saya akan tetap menjelaskan kedua cara. Berikut adalah cara-caranya :

       A.      Dengan menonaktifkan Mixed Content Autoplay
1.       Buka Control Panel dan cari ‘Autoplay’. Kemudian Klik untuk membukanya.


2.       Setelah itu, cari Mixed Content dan ganti pilihan yang sebelumnya ‘Ask me everytime’ menjadi ‘Take no action’. Jangan lupa simpan dengan klik tombol Save.


3.       Sekian adalah cara memperbaiki notif ‘G:/ Application not found’ dengan menonaktifkan Mixed Content. Selanjutnya adalah cara kedua untuk menyelesaikan masalah yang sama.

        B.      Dengan mengganti Letter atau Path Lokasi Flashdisk (Worked)
1.       Buka control panel dan cari ‘Administrative Tools’. Lalu klik untuk membukanya.


2.       Kemudian buka menu Computer Management dengan meng-klik nya Dua Kali.


3.       Klik pada Storage > Disk Management. Kemudian Klik kanan pada Flashdisk yang ingin diubah path/lokasinya nya. Pilih ‘Change Drive Letters and Paths’.


4.       Terakhir klik pada tombol ‘Change’ untuk mengubah alamatnya. Kemudian pilih lokasi baru (huruf baru) yang sebelumnya G:/ menjadi W:/. Klik OK.

5.       Voila, sekarang masalah sudah terselesaikan. Flashdisk sudah bisa dibuka secara langsung kembali dan notif ‘Application Not Found’ sudah tidak muncul lagi.

Sekian tutorial kali ini. Semoga bisa membantu.

Sumber : http://answers.microsoft.com/en-us/windows/forum/windows_vista-hardware/f-application-not-found/8963a2e8-74e8-4185-8f41-974f40a2c902

Rabu, 09 November 2016

Tutorial Mengatasi Notifikasi “This site can’t provide a secure connection web.whatsapp.com didn’t accept your login certificate, or your login certificate may have expired.” (Dengan Gambar Step by Step) Windows 7

November 09, 2016 18 Comments

Hai Semuanya!
Cuma mau sharing aja. Saya pernah mendapat masalah saat membuka salah satu website, dan mendapat notifikasi  “This site can’t provide a secure connection web.whatsapp.com didn’t accept your login certificate, or your login certificate may have expired. ERR_BAD_SSL_CLIENT_AUTH_CERT “  saat mengaksesnya dari Google Chrome, seperti berikut: (Klik gambar kalau kurang jelas).


Sayapun mencoba pada browser lain seperti Opera dan mendapatkan hasil yang sama dengan notifikasi “Certificate-based authentication failed. This server requires a certificate for authentication, and didn't accept the one sent by the browser. Your certificate may have expired, or the server may not trust its issuer. You can try again with a different certificate, if you have one, or you may have to obtain a valid certificate from elsewhere” seperti gambar berikut :


Saya sudah mencoba banyak cara mulai dari mengganti waktu laptop saya, menginstal ulang Google Chrome, melakukan import beberapa certificate browser yang valid, menghapus histori website, dan lain-lain. Tapi semua langkah itu tidak memecahkan masalah saya. Dan akhirnya saya menemukan solusinya di :  http://answers.microsoft.com/en-us/windows/forum/windows_10-networking/i-get-error-message-errbadsslclientauthcert-while/fd1cabfe-1778-42a9-8fc1-ab2dd02b6db4

Ternyata sumber masalahnya adalah di aplikasi Eset Antivirus yang saya pakai. Eset menganggap website yang saya akses itu berbahaya, jadi ia mem-block website itu. Berikut adalah langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut :

1. Buka aplikasi Eset Antivirus. Kemudian Masuk pada menu SETUP > WEB AND EMAIL.



2. Lalu klik pada ‘Configure’. Karena kalau disable, tidak bisa selamanya seperti gambar dibawah,         Cuma bisa 10 menit, 30 menit, 1 jam, 4 jam, atau sampai restart selanjutnya .




3. Terakhir, klik menu ‘Protocol Filtering’ dan hilangkan tanda centangnya. Klik OK.



4. Setelah itu, pada ‘web access and …..’akan tertanda “Non-Fuctional”.



5. Voila, Sekarang website yang ingin anda akses sudah tidak diblokir lagi.



Sekian tutorial kali ini. Semoga bisa membantu.


Senin, 19 September 2016

Cerita Pendek (Cerpen) Bahasa Jawa / Cerita Cekak (Cerkak)

September 19, 2016 0 Comments
Uji Nyali Karo Kancaku


“WAAAA!!!” bengokku kaget. “Woi ! Aja ngaget-ngageti to!” Omongku karo kancaku sing mau ngageti aku. Aku iki wong sing kagetan. Ana swara sithik wae aku kaget. Uwis ngono, aku pernah semaput gara-gara diwede-wedeni karo kancaku pas kemah. Padahal umurku wis 17 taun. “Cah lanang kok jirih”. Kuwi omongan sing paling kerep diomongke karo kanca-kancaku. Apa maneh karo kancaku sing jenenge Aji. Aji iki wong sing senengane nggarai aku kaget. Bocahe usil banget. Aji kuwi wong sing ngageti aku pas kemah mbiyen. Pas kuwi, aku lagi adus wengi-wengi ning kamar mandi sing adoh saka tenda. Aku dhewe, ora ana sing ngancani. Sakjane aku wedi, nanging tak wani-wanike. Pas wis rampung, ujug-ujug lampune mati. Banjur  lampune urup-mati. Aku wis gemrusung banget pingin metu, tapi pintune ora bisa dibuka. Aku wis pingin nangis. Terus, ana swara wedok alus ngikik kaya kuntilanak. Banjur aku tambah wedi. Aku tetep nyoba mbuka pintu kamar mandi. Pas isa kebuka, ning ngarep pintu ana makhluk medeni, matane metu, werna putih kaya pocong. Saking kagete, aku banjur semaput.

“Ji, kowe isih kelingan pas kemah kae ra?” Takonku ning Aji. “Hahahaha, pas kowe semaput kae to? Hahahaha, sumpah nggarai wetengku lara” Jawabe karo ngguyu. “Kowe karo kanca-kanca nyebai tenan, mosok sawise semaput kae tangi-tangi aku ana ning tenda darurat” Omongku. “Pas kuwi aku karo kanca-kanca kaget lho. Padahal niate arep meden-medeni tok” Omong Aji. Sakjane aku pingine iyo ora kaget. Aku isin banget, mosok semaput gara-gara diwede-wedeni.  Saiki aku ora pingin dadi bocah lanang sing jirih meneh. “Ji, aku pingin dadi wong sing ora jirih. Piye carane yo?” Takonku karo Aji. “Mmmmm, piye yen uji nyali wae?”jawabe Aji. ”Aku bakal wedi banget yen uji nyali dewe, Ji” Kandhaku. Banjur Aji ngomong “Jarene arep dadi wong sing ora jirihan? Kaya aku iki lho!”. Wah, Kemaki tenan bocah siji iki. Mentang-mentang aku kerep kaget lan wedinan, banjur nggaya ning ngarepku. “Yo yen kowe wani, kowe kudu ngancani aku uji nyali.” Omongku. “Yo! Piye yen ning dalan Roro Melati sing terkenal angker kae? Wani ora?” Jawabe Aji nantang aku. Tak jawab banter “Yo! Sesuk jumat kliwon wengi jam 8”. Banjur Aji njawab “Kok jam 8? Ora jam 12 wengi wae? Wedi po? Hahaha". “Ora, tapi aku yen bali wengi di amuk karo ibukku. Hehehe” Jawabku.

Akhire, Aku lan Aji arep uji nyali jam 10 wengi. Kancaku sing jenenge Tiyo uga melu uji nyali bareng. “Wah, seru iki! Aku melu pokokke!” Omonge Tiyo pas krungu omonganku karo Aji wingi. Yo akhire aku, Aji, lan Tiyo mangkat ning dalan Roro Melati. Sawise tekan dalan kuwi, hawane wis medeni. Dalan iki emang terkenal angker. Ora ono warga desa sing wani lewat kene wengi-wengi. Pas ning tengah dalan, ujug-ujug ana sing mbandem Aji nganggo krikil. “Cah, aja mbalangi krikil ning awakku to!” Bengok Aji sing lagi mlaku ning ngarep dhewe. Aku karo Tiyo ning mburi ora mbandem krikil. Banjur aku mangsuli Aji “Aku karo Tiyo ora mbalang kowe yo!”. Aku, Aji, karo Tiyo meneng kabeh. Hawane wis tambah medeni. Tiyo sing kendhel banjur ngomong “Lanjut wae cah, paling mung kena angin”. Aku sing krungu, bingung. Krikil isa mabur kena angin?. Adewe banjur mlaku meneh nglewati dalan Roro Melati. Saking sepine, swara jangkrik lan suket-suket isa tak rungokke. Sawise arep rampung nglewati dalan Roro Melati, ana mambu wangi-wangian. Mambune kaya kembang Melati. Aku tambah wedi. Banjur aku takon karo Aji lan Tiyo sing lagi mlaku ning ngarepku “Cah, pada ngambu kembang Melati ora?”. Aji karo Tiyo ora njawab, malah pada tetep mlaku. “Cah, pada ngambu kembang Melati ora to?” takonku meneh. Banjur Aji lan Tiyo mengo. “WAAAAAA” bengokku ndelok rupane Aji lan Tiyo. Rupane dadi bubrah, akeh getihe. Aku semaput lan ora kelingan apa-apa bar kuwi.

Sesukke aku tangi ning omahku. “Apa mau bengi aku mung ngimpi?” pikirku. Pas aku arep metu kamar, ana Aji karo Tiyo ning ngarep lawang. “Kok pada ning omahku?” takonku. Banjur Tiyo njawab “Kowe lali? Mau bengi kowe semaput. Pas ning dalan Roro Melati kae lho”. Aji yo nambahi “Ho’o, kowe mau bengi semaput. Mmmm… ngapuro yo, tapi HAHAHA”. Aji ngguyu banteer banget. Brarti, mau bengi aku yo diwede-wedeni karo Aji meneh?. Wah, bocah siji iki pancen njaluk di tempeleng. “Dadi, mau bengi kowe mede-medeni aku meneh? Ndene tak tempeleng kowe! ” Omongku nesu. “Hehe, soriiii” jawabe. Ketokke uripku iki ora bakal tenang yen nduwe kanca kaya Aji. Tapi yo, smoga wae penyakit kagetku iki isa mari yen nduwe kanca kaya Aji. “Terus kageti aku tekan aku ora kegetan yo, Ji!!” bengokku. “Siap Bos!!”.

~TAMAT~

Teks Bahasa Jawa Ngoko tentang Lokawisata Baturraden

September 19, 2016 0 Comments
Lokawisata Baturraden



Baturraden mapan ing sisih lor kutha Purwokerto yaiku ing lereng sisih kidul Gunung Slamet. Amarga Baturraden mapan ing lereng gunung, ndadekake kawasan iki nduweni hawa sing seger lan adhem banget apa meneh wayah wengi. Gunung Slamet karo lereng-lerenge sing munggah mudhun, nawakake sesawangan alam kang endah lan kahanan sing seger. Baturraden iku papan wisata sing akeh ditekani karo wisatawan lokal, paling utama ing dina Minggu lan dina prei nasional. Kahanan kasebut marakake akeh hotel lan vila dibangun ing kene.

Menawa arep menyang Baturraden bisa nggunakake tunggangan pribadi utawa umum. Adohe saka kutha Purwokerto kurang luwih 15 kilometer lan bisa tekan kurang luwih 15 menit  yen dalan ora macet. Yen pengen nggunakake tunggangan umum, wisatawan bisa nggunakake bis kutha saka terminal ing Purwokerto lan mudhun ing terminal lokawisata Baturraden. Luwih gampange wisatawan bisa nggunakake taksi. Yen nggunakake tunggangan pribadi, sabecike ati-ati amarga dalan sing munggah mudhun.

Papan wisata sing adohe kurang luwih 15 kilometer saka kutha Purwokerto, Jawa Tengah iki, ora mung duwe sesawangan alam sing endah nanging uga duwe cerita rakyat babagan Raden Kamandaka, utawa Lutung Kasarung sing terkenal ing masyarakat Indonesia.

Kamis, 28 Januari 2016

Short English Drama Text "True Friend"

Januari 28, 2016 0 Comments

-TRUE FRIEND-



[ Have you find a true friend ?
Someone that comfort you when you having a really bad time
Someone that stopping you when you did the wrong things
Someone that always beside you when you feel lost
Have you find them? ]

------TRUE FRIEND------
[2 Months ago, my life was really bright and clear. Back then, I’m  just a girl that really love inline skating. And I have good friends that  always support me to become an inline skate athlete . They are rahma, nopi, and rega. But  someday, my life changed…]
(Rega and Nopi wait to see Ummu)
Rega                : “Why Ummu take a long time!”
Nopi                : “Yeah. I already bored waiting” (Ummu  comes)
Ummu               : “Hi Guys. Sorry for waiting!” 
(Ummu want to use the inline skate shoes)
Rega                 : “I and Nopi already tired you know. (sees ummu get ready)
       Mmm, You’re not gonna wear the safety guard?!”
Ummu                : “Come on! I already expert on inline skating. Don’t worry!”
Nopi                 : “But, inline skate is a little dangerous if you fall down, um”
Ummu                : “Its okay, yuhuuuuuuu” (ummu skates with her shoes)

[If I had listened them, maybe the accident never happen. I really regret it. So, after 2 months hospitalized, now I can go home. But my leg can’t have heavy activities in 1 year. It’s like my dream fly away and I can’t reached it.]
Reno                 : “Hey, how are you? Are your leg getting better?”
Ummu                :  “Mmmmm” (sad)
Nopi                 : “How about the inline skate competition?
Reno dan Rahma : “nopiii.. stttt”
Ummu                : “I will do it! I don’t care about my leg!”
Nopi                 : “But your leg still weak. Don’t make us worry…”
Ummu                : “Im fine! I tell you I’m fine! I will do it” (ready to use the shoes)
Rahma               : ”Don’t overdo it! Your leg can be worse” (prevent ummu)
Ummu                : “Don’t touch me! I can do it!” (keep trying and feel ill)

(everybody come and scold ummu)

Rega               : “Don’t you think about your health? How important the competition untill you don’t care about your own health? (ummu not listened rega)
Rega                : “Do you hear me ?!  hey, stop ! I say stop!” 
Nopi                : “Our friendship will broken if you not stop!” (ummu stopped)
Ummu               : “ Why ? Why this happen to me! I really want participate in the
        competition! Why my leg like this!!” (punch her feet)
Rahma              : ”Listen to me. We really support you to play inline skate…”
Nopi                : “Its true, But your health must be number 1”
Rega                : “I agree with them! Next year must have been another competition.
Nopi                : “We will always support you!”
Rahma              : “Yeah, because we are friends. We will always be there for you!”
Ummu               : “Thanks guys! You all are my true friend” (everybody smiling)

[One year later, my leg was fully recovered. Finally, I can participate in the competition and i can get runner-up place. Even i didn’t get the first place, but i still very happy. It’s because i know my true friend will always happy with everything i get.]

-------------------------------------------end-------------------------------------------

Rabu, 27 Januari 2016

Contoh Cerpen Berjudul "Gunung Singkong dan Sahabat Setiaku"

Januari 27, 2016 0 Comments
Nama Anggota :
v  Pandu Prasetya           (14)
v  Ragil Triatmojo           (16)
v  Rahmawati Yuniarko  (17)
v  Salma Nur Arrifa        (25)

Cerpen Hasil Diskusi :

Gunung Singkong dan Sahabat Setiaku


Masih berbau tanah garapan kaki kecil itu. Seorang gadis yang membantu orang tua di tanah garapan yang dipinjamkan oleh kepala dusun. Tentu tak seberapa besar buah hasil dari tanah garapan itu, yang hanya tertancap kayu singkong. Dewi Cahya namanya, anak sulung dari pasangan petani singkong.

            Dengan segala keterbatasan dia berusaha untuk menyambung sekolah, bagaimana tidak untuk keperluan sehari-hari saja sering tak cukup. Walapun begitu dia masih dapat tersenyum, tersenyum karena sahabatnya saat senja telah tiba. Pada waktu itu juga ayahanda datang dengan salam istimewanya dengan pundak memikul singkong dari kebun. Setiap hari ayahanda membawa singkong sepulang dari kebun, hingga menggunung benar tumpukan singkong di samping rumah.

            Dewi tak tahu mau diapakan tumpukan singkong yang menggunung itu. Walaupun hampir setiap hari ibunda Dewi merebus singkong tetapi tak kunjung berkurang juga singkong itu yang seakan singkong itu dapat menggandakan diri. Dalam himpitan ekonomi yang sulit, Dewi berfikir untuk memanfaakan singkong itu. Dia pun bercerita kepada Ani. Maka dihasilkanlah sebuah ide dari pembicaraan mereka untuk membuat keripik singkong.

            Hari sudah berganti, pagi sekali saat dedaunan masih meneteskan embunnya Dewi sudah melangkahkan kaki untuk merajut ilmu di sekolah. Dengan bekal do’a dia berangkat menembus remangnya jalan yang diselimuti putihnya kabut. Tak lupa Dewi menjemput Ani, sahabatnya. Saat perjalanan merka melanjutkan perbincangan mereka kemarin sore. Mereka berencana untuk mencari buku pengolahan singkong di perpustakan sekolah.

“Ani, bagaimana jika sepulang sekolah kita mampir ke perpustaan sebentar?”, tanya Dewi kepada sahabatnya.
“Hmm... baiklah. Dengan senang hati aku akan menemanimu. Namun apakah kamu tidak membantu ayahmu berkebun seperti biasanya?”
“Sebelum berangkat sekolah tadi aku sudah meminta izin kepada ayah kalau hari ini aku akan pulang lebih lambat dan tidak dapat membantunya.”
“Oke! Baiklah.”

            Jam pulang sekolah puntiba meraka langsung bergegas menuju perpustakaan dan mencari buku pengolahan singkong. Setelah mereka mendapatkan buku yang diinginkan kemudian mereka menuju rumah Dewi. Tanpa melepas baju putih abu-abunya mereka langsung mengabil peralatan. Dengan panduan buku itu mereka mulai mengolah singkong. Walaupun peralatan yang seadanya mereka sangat bersemangat untuk membuat keripik singkong. Akhirnya merekapun menyelesaikannya. Tepat saat magrib telah berkumandang. Setelah beribadah solat Magrib, mereka berbincang-bincang mengenai rencana untuk menjual kripik singkong yang telah mereka buat.

“Alhamdulillah usaha kita membuat kripik sigkong membuahkan hasil yang cukup baik. Ngomong-ngomong kapan kita akan menjualnya?”. Ucap Ani
“Ohya, aku lupa belum memikirkannya. Menurutmu bagaimana An?”.
“Bagaimana jika besok pagi? Bukankah besok adalalah hari libur sekolah? Jadi kita bisa berjualan dari pagi hari.” Saran Ani
“Ide cemerlang! Oke aku setuju denganmu!”

            Hari yang ditunggupun telah tiba. Kebetulan sekali angka merah kalender ini bertepatan dengan rencana mereka untuk berjualan sehingga mereka dapat berjualan sejak pagi. Namun Dewi masih terbaring malas di kamarnya dan dia tersentak teringat rencananya untuk berjualan. Dengan sigap dia langsung memenuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Tanpa peduli akan dinginnya air dipagi hari itu yang mungkin akan membuat beku tubuhnya. Sesuai membersihkan dirinya, Ia lagsung bergegas menghampiri Ani untuk berjualan bersama.

            Berputar kampung mereka berjualan menawarkan keripik hasil tangan mereka. Tetapi senjang antara harapan dan kenyataan, ternyata banyak celaan terhadap keripik mereka. Sekejap harapan yang tinggi sekarang berubah menjadi palung yang gelap nan dalam. Putus asa menyelimuti hati Dewi untuk terus berusaha memenuhi kebutuhannya. Namun Ani memberikan semangat untuk terus berusaha.

“Ternyata semua tak seindah yang aku kira.” Kata Dewi yang mulai lelah.
“Ayolah! Kamu jangan patah semangat seperti itu. Semua pasti ada jalan terbaik.” Sahut Ani.
“Nggak. Semua sia-sia, mana ada orang yang mau membeli kripik singkong begini. Bagi mereka ini makanan yang jadul. Mana mau mereka memakannya? Yang ada jika mereka memakannya mereka akan di bilang Ndeso.”
“semua usaha tidak ada yang sia-sia, Dew. Mungkin kita perlu membuat variasi pada makanan yang kita jual agar banyak yang suka. Setuju gak?”
“apa kamu yakin?”
“kenapa tidak? Mencoba itu lebih baik daripada tidak mencoba sama-sekali!”
“Iya, kamu benar! Lalu kapan kita akan mencobanya?”
“bagaimana kalau minggu depan?”
“Siap Boss!”

Setalah lelah berjualan mereka langsung bergegas pulang. Keesokan harinya, mereka bertemu di sekolah dan terus melanjutkan rencana mereka untuk membuat suatu hal yang dapat laris di pasaran. Berbagai sumber mengenai pengolahan singkong telah mereka baca. Hingga pada akhirnya mereka menemukan cara membuat singkong aneka rasa. Mereka lalu mencoba membuatnya kemudian menjualnya. Ternyata produk yang mereka hasilkan kini cukup laris di pasaran bahkan permintaannya cukup banyak sehingga mereka kewalahan membuatnya.

“Alhamdulillah ya Dew, Inovasi kripik Singkong kita sukses besar!” Seru Ani saat sedang membuat kripik singkong pesanan di rumah Dewi.
“Iya, An. Ini semua berkatmu yang selalu menyemangatiku. Terima kasih banyak ya!”
“Sama-sama Dew, Kita menghasilkan uang yang cukup banyak lho! Jadi kita dapat membayar uang sekolahmu dan kamu tidak akan bersedih lagi seperti kemarin”
“Bagaimana untuk bagianmu? Kamu kan selalu membantuku memproduksi kripik singkong ini. Tidak adil jika aku tidak memberi bagian untukmu juga”
“Tidak usah, untuk membayar uang sekolahmu saja Dew. Aku tidak mau kamu putus sekolah. Lagipula aku akan sedih jika berpisah denganmu.”
“Sungguh? Kau memang malaikatku An!”
“Ah kamu bisa saja.”

Dengan hasil penjualan yang memuaskan, mereka terus mengembangkan usahanya. Mereka meneruskannya hingga setelah ia lulus SMA , kini usaha mereka sudah cukup sukses bahkan memasuki pasar internasional. Melalui usaha yang di jalaninya Hidup Dewi menjadi lebih terjamin dan persahabatan mereka tak pernah terputus.

------------------------------------------------Tamat-----------------------------------------------