Tampilkan postingan dengan label Place. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Place. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Oktober 2019

Serba-serbi Pendaftaran Universitas Mercu Buana Jakarta Kelas Karyawan (Kampus Kranggan)

Oktober 22, 2019 3 Comments



Hai gaess!
Kali ini saya ingin share pengalaman saya saat melakukan pendaftaran di Universitas Mercu Buana! Sebenarnya karena kondisi saat saya daftar cukup sepi, ada beberapa dokumen yang belum sempat aku foto. Jadi mohon maaf jika kurang lengkap  ya~ Oh iya perlu diingat bahwa alur pendaftaran mungkin berbeda untuk kelas reguler, karena postingan ini khusus untuk Kelas Karyawan. Tanpa basa-basi lagi, berikut langkah-langkah untuk melakukan pendaftaran di Universitas Mercu Buana.

NB : Artikel dibuat berdasarkan data pada saat saya melakukan pendaftaran (1 Desember 2018). Kemungkinan akan ada perbedaan dengan data terkini (misal biaya kuliah, uang gedung, dll).

Informasi Penting

Sebelum melakukan pendaftaran, ada beberapa informasi yang wajib kalian ketahui terlebih dahulu, yaitu :
1. Lokasi pendaftaran
Pendaftaran mahasiswa baru Mercu Buana bisa dilakukan di semua kampus, antara lain :
- Kampus Meruya : Jl. Meruya Selatan, Kebun Jeruk - Jakarta Barat.
- Kampus Menteng : Jl. Menteng Raya No.29 - Jakarta Pusat
- Kampus Bekasi : Jl. Raya Keranggan No 6 Jatisampurna Bekasi.
- Kampus Warung Buncit : Jl. Raya Warung Buncit No 98, Jakarta Selatan

FYI – Walaupun kampus Kranggan ada di Bekasi, statusnya tetap bagian dari Universitas Mercu Buana Jakarta ya. Jadi ijazah yang akan kamu terima tetap dari Universitas Mercu Buana Jakarta. Berhubung saya ingin kuliah di Kranggan (lokasi terdekat), saya juga melakukan pendaftarannya langsung di kampus Kranggan. Tapi kalian bebas kok memilih lokasi pendaftaran yang kalian inginkan.
2. Jadwal Pendaftaran
Biasanya jadwal pendaftaran akan dibagi menjadi 3 gelombang. Berikut update terakhir untuk jadwal pendaftaran (tanggal 22 Okt 2019) :
-          Gelombang I : 7 Oktober - 23 November 2019.
-          Gelombang II : 25 November 2019 - 4 Januari 2020
-          Gelombang III : 6 Januari - 15 Februari 2020

FYI – Biaya untuk kelas karyawan pada setiap gelombang tetap sama. Tidak ada perbedaan jika kamu mendaftar di gelombang I,II, atau III. Namun ada kemungkinan kuota terbatas untuk beberapa jurusan. Mercu Buana juga selalu membuka pendaftaran setiap semester,  yang berarti ada angkatan Ganjil dan Genap. Saya sendiri termasuk angkatan semester genap (angkatan 34).

3. Biaya yang perlu dibayarkan saat pendaftaran
Menurut saya pribadi biaya yang perlu dikeluarkan untuk kuliah di Mercu Buana relatif mahal. Biaya untuk uang gedung selalu naik tiap tahun. Misal saat saya mendaftar dulu (Lulusan SMK, Prodi Akuntansi), uang gedung yang perlu dibayarkan adalah Rp. 16.600.000 sedangkan saat ini sudah mencapai Rp.  18.500.000. Tapi untungnya pembayaran uang gedung bisa dicicil sesuai dengan pilihan kita yaitu 2 kali cicilan sampai 48 kali cicilan. Tetapi saat pendaftaran kita tetap harus membayar uang pangkal Rp. 3.500.000.

Untuk biaya kuliah per semester tidak jauh perbedaannya karena harga per sks masih sama yaitu Rp. 520.000/sks. Biaya kuliah yang harus saya bayarkan perbulan yaitu Rp. 1.840.000 atau per semester Rp. 9.360.000 untuk 18 sks dengan cicilan uang gedung selama 48 kali. Jelasnya bisa dilihat pada brosur terlampir atau di website resminya disini.

FYI – Jumlah perbulan menyesuaikan sks yang diambil. Jika kamu ingin lulus tepat waktu, kamu harus mengambil SP (Semester Pendek) sebesar 3 sks. Saat ini perbulannya saya harus membayar Rp. 2.187.000 dengan total 21 sks (19 sks + 3 sks semester pendek)  dan  uang gedung Rp. 280.000. Biaya belum termasuk sertifikasi lain-lain seperti accurate, retake toefl, dll.
 

4. Pastikan ketersediaan prodi yang akan dipilih
Sebelum mendaftar di kampus pilihan, jangan lupa cek ketersediaan prodinya ya. Karena terkadang ada prodi yang hanya ada di kampus tertentu seperti  Broadcasting. Lengkapnya bisa dicek disini. 
5. Pilih waktu kuliah
Berikut adalah waktu kuliah kelas karyawan yang bisa kamu pilih :
-          Senin s/d Jumat Jam 19.00 s/d 21.30 WIB dan E-Learning
-          Senin s/d Jumat (E-Learning) dan Sabtu Jam 07.00 s/d 14.30 WIB
-          Senin s/d Jumat (E-Learning) dan Sabtu Jam 14.30 s/d 22.00 WIB

FYI – Ketersediaan jadwal kuliah sesuai dengan kuota mahasiswa.  Jika jumlah mahasiswa 1 kelas tidak memenuhi jumlah minimal, kelas bisa ditiadakan. Seperti pada kasus saya saat ini. Saya mendaftar kuliah di semester genap jadi mahasiswanya tidak begitu banyak. Waktu di awal pendaftaran kami dimasukkan menjadi satu grup whatsapp sembari menunggu pendaftar yang lainnya. Setelah masa pendaftaran berakhir, barulah kami dibagi perkelas sesuai dengan pilihan waktu kuliah (sabtu siang atau malam). Namun ternyata jumlah mahasiswa yang memilih kelas malam hanya 7 orang (tidak memenuhi jumlah minimal). Akhirnya 7 orang tersebut digabung ke kelas pagi. Jadi mau tidak mau mereka harus masuk ke kelas pagi.

6. Siapkan dokumen yang dibutuhkan
Sebelum melakukan pendaftaran sebaiknya siapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Berikut dokumen yang perlu disiapkan :
-          Biaya registrasi Rp. 250.000
-          Materai 6000 satu lembar
-          Fotocopy KTP 1 lembar
-          Foto Ukuran 3 x 4 = 3 lembar (Wanita dengan latar belakang Biru & Laki-laki dengan latar belakang Merah)
-          Ijazah Asli dan Legalisir Ijazah 3 lembar.
-          SKHUN Asli dan Legalisir SKHUN 3 lembar.
-          Surat Keterangan Bekerja
FYI – dokumen surat keterangan bekerja bisa disusulkan setelah pendaftaran. Informasi lengkap tentang dokumen yang perlu dibawa bisa dilihat disini. 

Proses Pendaftaran :

1. Submit dokumen
Pendaftaran bisa dilakukan di bagian pendaftaran. Jika tidak ada antrian, kamu bisa langsung menuju meja pendaftaran dan bertemu dengan staff yang bertugas. Berikan dokumen-dokumen yang sudah disiapkan sebelumnya beserta biaya untuk registrasi sebesar Rp. 250.000. Setelah itu petugas akan memberikan beberapa formulir untuk diisi seperti gambar terlampir. Biasanya sembari mengisi form, petugas akan memeriksa dokumen sudah kamu berikan.
     2. Tes Potensi Akademik
Setelah formulir diisi dan dokumen sudah dicek, kamu akan diberikan soal untuk dikerjaan. Soal tidak terlalu sulit, seingat saya hanya ada 20 soal matematika dasar. Soal bisa dikerjakan dimeja sekitar yang ada di ruangan. Setelah selesai berikan lembar jawaban pada petugas tadi untuk kemudian dicek. Saat itu petugas menyatakan saya lolos karena nilai saya di atas angka minimal yaitu 6 atau 7 (saya lupa). Menurut saya tes ini hanya bentuk formalitas saja sih.

3. Pengisian Formulir
Setelah tes selesai petugas akan memberikan formulir lain yang perlu diisi. Seingat saya formulir berisi rencana pembayaran, waktu kuliah, prodi yang akan diambil, dll.

4. Pembayaran Uang Pangkal
Untuk melengkapi pendaftaran kamu  harus melampirkan bukti pembayaran uang pangkal sebesar Rp. 3.500.000 ke Bank BNI. Berhubung ada bank BNI di kampus, saat itu juga saya langsung membayar uang pangkal dan memberikan bukti pembayaran kepada petugas.
     5. Informasi Peresmian Perkuliahan dan Pelatihan E-Learning
Setelah semua  formulir diisi dan dokumen yang diperlukan sudah lengkap, petugas akan memberikan beberapa surat yang berisi informasi acara yang perlu kita datangi selanjutnya seperti gambar terlampir. Acara yang perlu kita datangi adalah peresmian perkuliahan dan pelatihan E-Learning. Pendaftaran selesai.
 

Rabu, 25 Juli 2018

Alur Pendaftaran Universitas Pelita Bangsa -- Lengkap dengan gambar

Juli 25, 2018 17 Comments

Hai gaess!! Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya menjadi mahasiswa baru di Universitas Pelita Bangsa Cikarang /  Sekolah Tinggi Pelita Bangsa.

Saat ini Pelita Bangsa masih dibagi menjadi 3 sekolah tinggi yaitu STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi), STT (Sekolah Tinggi Teknologi), dan STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam). Pelita Bangsa sendiri mempunyai 2 kampus yang digunakan untuk aktivitas perkuliahan. Kampus Bekasi berada di Komplek Ruko Bekasi Blok D22 Jl. A. Yani Bekasi Barat dan Kampus Cikarang ada di Jl. Inspeksi Kalimalang Tegal Danas, Cikarang Pusat.

Saya melakukan pendaftaran di Gedung B kampus Cikarang. Berikut alur pendaftaran dan beberapa informasi untuk calon mahasiswa :

1.       Formulir Pendaftaran Online di e-Campus
Sebelum kamu mendaftar secara langsung di kampus Pelita Bangsa, lebih baik isi terlebih dahulu formulir pendaftaran di http://pmb.pelitabangsa.ac.id/ . Isikan data-data dengan lengkap kemudian cetak formulir. Pembuatan formulir ini bisa dilakukan dirumah atau langsung pada tempat pendaftaran (Gedung B) dengan 2  komputer yang tersedia. Berhubung saya tidak ingin antri dan repot, jadi saya lebih memilih untuk mencetak formulir dari rumah.

2.       Berkas Pendaftaran
Siapkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk pendaftaran seperti:
-          Formulir Pendaftaran Online (1 lembar)
-          Fotokopi legalisir Ijazah (2 lembar)
-          Transkrip Nilai legalisir (1 lembar)
-          Fotokopi KTP (1 lembar)
-          Fotokopi KK (1 lembar)
-          Pas Foto 2x3 (4 lembar)
-          Pas Foto 3x4 (4 lembar)
-          Pas Foto 4x6 (4 lembar)
NB : Untuk pas photo ada ketentuan warna background yang digunakan. STIE dan STAI warna putih, sedangkan STT warna biru.

3.       Formulir Pendaftaran Offline Rp. 200.000
Setelah berkas-berkas disiapkan, saatnya melakukan pendaftaran secara offline dengan datang ke Gedung B Pelita Bangsa. Langkah pertama adalah mengambil  formulir pendaftaran di bagian administrasi dengan membayar Rp. 200.000,-

Disini kamu akan mendapatkan :
a.       Bukti pembayaran pendaftaran.
b.      Map kertas bergambar Universitas Pelita Bangsa.
c.       Kertas formulir pendaftaran rangkap 2 (Diisi dengan bolpoin.
d.      Pedoman menggunakan e-campus untuk mengisi formulir pendaftaran online (yang sudah saya lakukan di langkah 1). Di halaman terakhir ada formulir untuk menempelkan foto.


4.       Isi formulir pendaftaran dan tempelkan foto. Selanjutnya berikan semua berkas kepada petugas untuk diperiksa. Setelah selesai kamu akan diminta untuk melunasi pembayaran di bagian administrasi sejumlah Rp. 2.800.000,-. Ada ATM yang tersedia jika kamu ingin mengambil uang dengan maksimal penarikan 1.250.000 per transaksi.
   

5.       Petugas akan memeriksa berkas dan uang yang kamu bayarkan. Setelah itu kamu akan mendapatkan bukti pembayaran untuk menebus NIM dan Almamater.
   

6.       NIM (No Induk Mahasiswa) bisa diambil dibagian Akademik dengan menyerahkan bukti pembayaran. Informasi NIM tersebut digunakan untuk login e-campus. E-campus ini digunakan untuk mengetahui info-info selanjutnya dan untuk melakukan pendaftaran PPLK.

   

7.       Pengambilan almamater bisa dilakukan di Ruang Perlengkapan Gedung B dengan menyerahkan bukti pembayaran lagi.
   
8.       Proses pendaftaran selesai! Setelah pendaftaran kamu masih harus mengikuti Open House dan PPLK yang akan kita bahas lain waktu. Semangat!

Sekian sedikit informasi tentang alur pendaftaran di Pelita Bangsa. Terimakasih sudah mampir!

Bonus : Side of Campus

  

  

 

Rabu, 06 Juni 2018

5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Karawang Part 2

Juni 06, 2018 0 Comments
Artikel ini adalah lanjutan dari Cerita Tentang Karawang Part 1 , bisa dilihat di : Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Karawang Part 1



Hello lagi gaess! Sebelumnya sudah dibahas beberapa pengalaman saya setelah tingal di Karawang seperti jalan di Karawang, kemacetan yang terjadi. infrastruktur, dan lainnya. Berikut ada beberapa hal lagi yang aku ketahui Karawang :

1.     Kos
Banyak sekali pekerja yang datang dari luar kota dan memerlukan tempat tinggal. Oleh karena itu, warga karawang memanfaatkan kesempatan itu dengan membangun Kos. Hampir disemua desa sekitar kawasan Industri memiliki kos untuk disewakan. Harganya pun bervariasi sesuai dengan jarak, fasilitas, dan lokasi. Misalnya di daerah alun-alun 300 – 500 ribuan sudah ada isinya dengan lokasi yang jauh dari kawasan. Sedangkan di Perumahan Sirnabaya 600-1 juta belum ada isinya dengan lokasi yang cukup dekat dengan kawasan dan lingkungan di perumahan. Yang penting adalah pilih kos yang nyaman dan dilewati jemputan.




2.     Pagi hari di Karawang
Biasanya jam 05.30 sudah banyak pekerja yang stand by di pinggir jalan untuk menunggu jemputan. Entah sambil beli sarapan, main HP, atau makan di warung. Meski begitu traffic jalan sudah cukup padat oleh mobil dan bus jemputan. Banyak pekerja yang tidur di mobil/bis jemputan untuk istirahat sejenak. Ada beberapa jemputan yang jauh perjalanannya, sehingga lebih pagi juga berangkatnya. Hal yang aku suka saat berangkat ke perusahaan adalah melihat seragam karyawan yang sedang menunggu jemputan. Karena warnanya berbeda-beda sesuai perusahaan. Ada yang biru, pink, putih, dan lainnya.


3.     Julukan Kota Padi menjadi Kota Industri
Sebelum karawang menjadi kota Industri, dulu Karawang dijuluki Kota Padi. Dibuktikan dengan tugu yang dibangun di dekat Alun-alun Karawang. Karawang memiliki berhektar-hektar sawah dan mata pencaharian utama penduduknya adalah petani. Karena sudah ada banyak sekali industri yang dibangun di Karawang, sekarang Karawang disebut Kota Industri.  Namun masih ada banyak sawah di beberapa daerah di Karawang. Misalnya di  Rengas Dengklok.


4.     Tempat Hiburan
Tempat Hiburan yang sering dikunjungi di Karawang adalah Mall karena lokasinya dekat. Di Daerah Galuhmas ada 3 mall yang dihubungkan oleh Jembatan (Skybridge). Yaitu Karawang Central Plaza, Technomart, dan Festive Walk. Selain itu juga ada mall yang baru, Resinda Mall Karawang. Namun juga ada tempat-tempat lain seperti hutan kertas, Alun-alun Karawang, dan lainnya. Banyak juga yang pergi keluar Karawang untuk hiburan. Misalnya ke Bogor, Jakarta, atau Cikarang.


         
5.     Angkutan Umum
Di Karawang, angkutan umum tidak begitu banyak. Meski ada beberapa angkot mini, tapi tidak selalu ada dan hanya ada di daerah tertentu seperti Stasiun atau Alun-alun. Bis kota juga tidak banyak. Tidak ada akses KRL di Karawang. Jika ingin menggunakan KRl, kita harus menaiki kereta lokal ke Jakarta atau Cikarang dulu dari Stasiun Karawang. Namun kereta lokal Purwakarta/Cikampek – Tanjung Priok hanya beroperasi beberapa kali dalam satu hari. Berikut jadwal kereta dari stasiun karawang saat ini :


Jadi selain menggunakan kereta, saya lebih sering menggunakan ojek online seperti Grab atau Gojek. Tapi kalau ingin pulang kampung, banyak PO (agen bis) yang bisa ditemui di daerah Badami atau Terminal Klari. Kereta juga ada yang berhenti di Stasiun Karawang walaupun hanya ada satu kereta saja (Singasari) dengan harga sekitar Rp. 355.000.



       Sekian sedikit informasi mengenai Karawang. Mungkin persepsi tiap orang beda-beda ya. Semoga saya dapat lebih mengenal Karawang dan menemukan spot-spot menarik lainnya. Terimakasih sudah berkunjung. 

Reference :
-        Dokumen Pribadi
-        www.google.com

Jumat, 25 Mei 2018

5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Karawang Part 1

Mei 25, 2018 1 Comments


Hai gaess! Berhubung aku sekarang kerja di Karawang, aku mau share sedikit nih tentang pengalamanku selama di Karawang. Maklum ya, aku dari Yogyakarta, jadi aku merasa ada beberapa perbedaan yang mencolok antara Jogja dan Karawang.

NB : Tulisan ini sesuai sudut pandang aku saja ya… di daerah sekitar saya saja J

1.     Lokasi

Karawang adalah salah satu Kabupaten dari Jawa Barat. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Bekasi dan Bogor. Lebih lengkapnya ada di https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Karawang. Hal pertama yang perlu aku mention di Karawang adalah udara dan suasanya. Yaps, udaranya lumayan panas kalau dibandingkan dengan Jogja. Berkisar antara 31 – 34 derajat. Bahkan terkadang saat selesai mandi, keluar dari kamar mandi saja segarnya langsung hilang.  Jadi Kipas adalah benda wajib disini yang selalu hidup 24 jam nonstop. Warga lokalnya saja kebanyakan sudah pasang AC dirumahnya. Tapi tetap saja semuanya tergantung dengan lokasi, desain, dan sirkulasi kos/rumah.

Namun beda lagi kalau musim hujan sudah datang. Saat musim hujan udara di Karawang cukup dingin. Walaupun nggak sering, kadang saat mandi sampai kedinginan. Maklum ya, kerja di Pabrik harus bangun pagi buta kalau pakai jemputan. Kalau naik motor juga sama saja sih, soalnya kalau siang bisa kena macet.

2.     UMK (Upah Minimum Kabupaten)

Alhamdulillah, UMK Karawang adalah yang tertinggi di Indonesia. Sama seperti Kabupaten Bekasi, yaitu 3.9 juta rupiah. Tapi jika anda bekerja di Perusahaan bidang Otomotif, gaji pokok perbulan bisa sampai 4,1 juta rupiah. Setiap perusahaan juga memiliki ketentuan sendiri untuk gaji pokok. Yang pasti tidak jauh dari angka 3.9 juta rupiah. Belum juga tunjangan-tunjangannya. Seperti tunjangan transportasi, makan, bonus, THR, dll.

Setiap tahunnya para buruh di Karawang melakukan demo untuk kenaikan UMK. Biasanya demo dilakukan secara besar-besaran pada akhir tahun. Demo-demo ini sering diselenggarakan oleh serikat-serikat buruh yang ada di Karawang seperti FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia). Karena demo-demo inilah UMK di Karawang selalu terdapat kenaikan.

Update terakhir untuk UMK 2018 di industri otomotif mencapai 4,47 juta rupiah. UMK ini berlaku dari Januari/Februari 2018 sesuai kebijakan perusahaan. Semoga setiap tahun UMK di Karawang akan mengalami peningkatan.



3.     Kawasan Industri

Karawang memiliki kawasan industri terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ( 19.000 Ha). Untuk saat ini ada 6 kawasan industri yang sudah beroperasi.
Berikut kawasan industri yang berada di Karawang :
§  Kawasan Industri Indotaisei
Beralamat di Kawasan Industri Indotaisei Sector IA Block B Kalihurip, Cikampek
§  Kawasan Industri KIIC
Terletak di kecamatan Telukjambe kabupaten Karawang dan beralamat di Graha KKIC Jl. Permata Raya LOT C-1B Kawasan Industri KIIC Karawang .
§  Kawasan Industri Mitra Karawang
Kawasan Industri Mitrakarawang berdiri pada tahun 1989 yang berlokasi di Karawang, tepatnya di Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel – Karawang, Jawa Barat.
§  Kawasan Industri PT. Timor Putra Nasional
Beralamat di Jl. Permai Dawuan 2, Kalihurip – Karawang
§  Kawasan Industri Pupuk Kujang
PT Kawasan Industri Kujang Cikampek ( KIKC ) adalah anak perusahaan PT Pupuk Kujang yang berlokasi di Cikampek.
§  Kawasan Industri Surya Cipta
Kawasan Industri Surya Cipta terletak di Karawang, 55 kilometer timur Jakarta, dengan akses langsung ke Jakarta-Cikampek Toll Road dan berdiri pada tahun 1990.Beralamat di Jl. Surya Lestari Ciampel - Kerawang.


          

4.     Kemacetan

Saya bekerja di kawasan Industri Suryacipta. Pintu utama Suryacipta berseberangan dengan pintu masuk Toll. Jadi di lampu merah pertigaan antara pintu masuk Suryacipta, Pintu masuk Toll, dan jalan Kalimalang merupakan titik macet saat weekend atau hari libur. Dan jam yang paling macet adalah sekitar jam 16.30.

Selain disitu, di beberapa pertigaan kawasan Industri KIM juga sering macet karena banyak karyawan yang pulang di jam yang sama. Terutama dari HPM. Spot macet yang lainnya adalah di kedua pertigaan dekat pintu masuk kawasan KIM, pertigaan Cidomba, pertigaan pintu masuk Peruri, depan Al-Azhar Memorial Park, dan Jalan Pinayungan. Biasanya kemacetan yang terjadi dikarenakan hujan, kecilnya volume jalan, banyaknya kendaraan roda empat, dan karena ada salah satu bis yang mogok.
        



5.     Infrastruktur Bangunan dan Jalan

Infrastruktur Bangunan di Karawang sudah cukup bagus. Meski masih dalam perkembangan, sudah ada beberapa gedung tinggi yang dibangun. Dalam 5 tahun terakhir, Karawang berkembang pesat sebagai kota Industri. Meski tetap saja masih ada pedesaan yang biasanya dipenuhi oleh bangunan Kos. Namun juga ada banyak perumahan warga.

Untuk infrastruktur jalan raya di Karawang sudah bagus. Namun di beberapa jalan kecil, banyak jalan yang sudah rusak. Apalagi jalan Kalimalang. Menurut saya Jalan Kalimalang perlu diperbaiki. Jalan Kalimalang adalah jalur utama ke beberapa kawasan Industri di Karawang seperti Suryacipta dan Kawasan Industri Mitra Karawang.

Sebagai jalan utama, lebar jalannya sangat kecil. Padahal setiap harinya dilalui oleh mobil-mobil ataupun truk besar yang membawa barang pabrik. Banyak jalan yang rusak, bolong, dan sebagainya. Tentu saja sangat berbahaya. Apalagi saat malam dan hujan. Sudah banyak kecelakaan yang terjadi di Kalimalang. Mulai dari luka kecil sampai parah. Bahkan ada yang sampai masuk sungai juga.
  


Sekian sedikit informasi mengenai Karawang. Selanjutnya bisa dilihat di Part 2 ya gaesss!!

Bisa dilihat di : Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Karawang Part 2